Fungsi Hosting Bagi Kelangsungan Sebuah Website


Tahukah Anda mengenai fungsi hosting itu? Kenapa hosting sangat krusial bagi sebuah website?

Membuat website aktif di internet tidak sekedar membeli domain. Kebanyakan pemula hanya memahami bahwa membeli domain sudah cukup. Padahal, masih ada komponen lain yang harus dipersiapkan untuk mewujudkannya.

Komponen yang dimaksud ialah web hosting. Web hosting sendiri merupakan tempat di mana Anda menyimpan berbagai file. Ketika hosting sudah terhubung dengan domain, seseorang bisa menemukan file ini ketika mengetik nama unik tersebut di internet.

Cara Kerja Hosting

Website akan aktif ketika Anda mengaitkan domain dan hosting secara bersamaan. Dalam pembuatannya, pemilik website tentunya akan mengumpulkan sejumlah file dan konten. File ini nantinya akan dibagikan pada pengguna internet secara online.

File dari sebuah website pertama kali akan disimpan dalam web hosting server. Setelah itu, situs Anda akan dikenali pengguna dengan sebuah nama atau alamat. Nama ini akan terlihat dalam url yang kemudian bisa diketik oleh pengguna internet.

Pada saat pengguna internet mengetik url dari alamat situs Anda di berbagai browser, server hosting akan merespon. Server akan melacak informasi yang tersimpan, kemudian memunculkan informasi ini ke browser di mana pengguna sedang memanggilnya.

Penyajian informasi dari sebuah website di browser ini terbentuk dalam HTTP. Anda mengenali pertama kali ketika mengetik alamat situs tersebut.

Secara sederhana, cara kerja dari hosting sendiri adalah menyimpan seluruh file serta mengantarkannya ke browser melalui server ketika seseorang memanggilnya. Bila tidak ada file yang tersimpan, sudah pasti terjadi error yang mengindikasikan bahwa sebuah website belum aktif sepenuhnya.

Fungsi Utama Hosting

Melihat cara kerjanya, Anda tentunya bisa memperkirakan seperti apa fungsinya. Tetapi untuk memperjelasnya, fungsi hosting tidak lain seperti berikut ini.

  1. Gudang Penyimpanan Data

Salah satu fungsi utama dari hosting ialah sebagai tempat untuk menyimpan seluruh data/file. File ini disimpan pada tempat kosong yang telah disediakan dalam server.

Kapasitasnya sendiri disesuaikan dengan jenis hosting itu sendiri. Secara, ada yang dikenal dengan shared hosting di mana kapasitas penyimpanan dalam server ini dibagi untuk beberapa pengguna.

Pembagian ini sudah ditetapkan oleh provider bagi seluruh pengguna. Sebagai pengguna, Anda sebaiknya menentukan besaran kapasitas supaya nantinya tidak terjadi masalah saat kunjungan pengguna internet meledak.

  1. Tempat Akses Alamat Website

Pada praktiknya, server ini akan mengakses link hosting yang merujuk pada website Anda. Link ini sudah tertanam sehingga memungkinkan server untuk membawanya keluar sehingga pengguna internet bisa dengan mudah untuk menemukannya.

Ketika link ini tidak dimasukkan, Anda tidak bisa mengakses website seperti biasanya. Dan ini biasanya ditunjukkan dengan adanya pesan error sehingga pengguna internet tidak bisa menemukan informasi yang tersimpan dalam server.

  1. Menjaga Website Tetap Aktif

Jika dilihat dari cara kerjanya, hosting ini memainkan peran penting dalam menjaga situs tetap online. Server akan tetap bekerja ketika menemukan sinyal panggilan dari pengguna internet.

Tetapi perlu diingat bahwa hosting ini juga perlu diperpanjang bersama dengan domain. Jika salah satunya bermasalah, website juga tidak akan muncul.

Di Mana Anda Menemukan Hosting?

Sebenarnya banyak sekali provider yang menyediakan layanan hosting ini. Anda bisa memilih provider mana saja. Tetapi, Anda harusnya lebih jeli dalam menentukannya.

Alasannya ialah Anda tidak menginginkan layanan tersebut merugikan diri sendiri. Contoh kerugiannya adalah website begitu lambat dan sering down.

Kedua hal ini pastinya akan merugikan. Terlebih jika website sudah mulai produktif dengan banyaknya traffic yang masuk.

Ketika pengunjung mulai berdatangan, pengunjung bisa di konversi sesuai keinginan. Tetapi bila pengunjung menemukan ketidaknyamanan dengan website tidak bisa di akses, pengunjung akan pergi. Pada akhirnya, situs Anda akan ditinggalkan selamanya.

Lebih parahnya, situs ini akan mengalami penurunan peringkat. Ketika ini sudah terjadi, masalah serius akan Anda rasakan. Situs akan kesulitan untuk naik sehingga butuh kerja keras lagi untuk mengembalikannya.

Menyadari situasi seperti ini, pastikan bahwa Anda memilih hosting di provider yang sudah memiliki reputasi baik. Setidaknya, layanannya tidak sering mengalami masalah seperti down.

Contoh provider terbaik ada di hosting Indonesia. Provider ini menawarkan hosting sesuai kebutuhan website Anda. Hostingnya stabil dan tawarkan kecepatan akses sehingga pengguna internet tidak perlu menunggu lama untuk memasuki sebuah website.

Akhirnya, begitu pentingnya fungsi hosting harusnya menjadi perhatian bagi pemilik situs. Menemukan provider yang menawarkan layanan terbaik adalah pilihan yang sangat realistis. Gunanya untuk menjaga kesehatan dan keterlihatan situs.